Siapa yang tak kenal Solo? Kota budaya di Jawa Tengah ini bukan hanya terkenal karena pesona keratonnya, tetapi juga sebagai surga belanja batik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Puluhan bahkan ratusan toko batik dapat Anda temui di setiap pusat perbelanjaan, di sudut kota maupun di perkampungan batik. Saat berkunjung ke Solo, rasanya belum lengkap jika belum membawa pulang batik khas sebagai oleh-oleh.
Tapi tahukah Anda, di balik kain-kain indah nan mempesona itu, tersimpan cerita sejarah, tradisi, hingga inovasi dari para pengrajin yang tersebar di berbagai penjuru Solo Raya? Mulai dari sentra batik legendaris di Kampung Laweyan dan Kauman, hingga toko modern dengan koleksi kekinian yang digandrungi generasi muda.
Dalam artikel ini, kami merangkum 15 rekomendasi toko dan pusat batik terbaik di Solo Raya yang wajib Anda kunjungi. Bukan sekadar tempat belanja, setiap lokasi menyimpan keunikan tersendiri—ada yang menyuguhkan pengalaman membatik langsung, ada pula yang menawarkan koleksi langka bernilai sejarah tinggi.
Baca sampai tuntas, siapa tahu Anda menemukan toko favorit baru untuk menambah koleksi batik istimewa Anda!
Sejarah Batik Solo
Batik di Solo tidak bisa lepas dari sejarah panjang Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat. Sejak abad ke-18, batik telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Solo, khususnya di lingkungan keraton. Para putri keraton, abdi dalem, dan keluarga bangsawan menjadi pelopor dalam mengembangkan ragam motif batik yang sarat makna dan simbol.
Pada awalnya, batik Solo hanya diproduksi di lingkungan keraton untuk kebutuhan keluarga kerajaan. Motif-motif tertentu seperti Parang Barong dan Lereng bahkan dilarang dipakai oleh rakyat biasa karena melambangkan kekuasaan dan keagungan raja. Seiring waktu, seni batik meluas ke kalangan masyarakat umum, terutama setelah adanya peralihan kekuasaan dan masuknya pengaruh budaya luar seperti Tionghoa dan Belanda.
Wilayah Solo memiliki dua sentra batik utama yang berperan penting dalam perkembangan batik: Kampung Batik Laweyan dan Kampung Batik Kauman.
Kampung Laweyan merupakan pusat batik para saudagar kaya non-keraton. Di sini, batik dibuat lebih bebas dari aturan keraton, motifnya pun lebih bervariasi dan berani bereksperimen.
Kampung Kauman adalah sentra batik yang kuat memegang tradisi keraton. Batik dari Kauman umumnya halus, klasik, dengan corak penuh makna filosofis khas kebudayaan Jawa.
Pada masa penjajahan Belanda, motif batik Solo sempat berkembang ke arah Batik Belanda (Batik Indo-European) yang dibuat untuk memenuhi selera orang Eropa. Setelah kemerdekaan, batik Solo semakin dikenal ke seluruh penjuru nusantara hingga ke mancanegara.
Kini, batik Solo tidak hanya diproduksi secara tradisional (batik tulis dan batik cap), tetapi juga hadir dalam bentuk batik modern, printing, hingga fashion siap pakai yang dapat diakses lebih luas oleh semua kalangan.
Rekomendasi Toko Batik Di Solo Raya
Sebagai salah satu pusat batik di Indonesia, Solo menjadi tempat tujuan untuk belanja batik dari berbagai kalangan, baik para pejabat, artis, wisatawan mancanegara dan warga masyarakat umumnya.
Berikut 15 rekomendasi toko batik di Solo Raya yang dapat Anda jadikan tujuan menambah koleksi batik Anda:
1. Pasar Klewer
Dulu dikenal sebagai Pasar Slompretan, tempat pedagang kecil berjualan kain yang tergantung menjuntai (‘kleweran’) di bahu. Sejak masa Jepang (1942–1945) hingga peresmiannya pada 9 Juni 1970 oleh Presiden Soeharto, Pasar Klewer berkembang menjadi pusat grosir tekstil terbesar di Solo.
Menampung lebih dari 1.400 pedagang dengan 2.064 kios, kios-kios menawarkan batik tulis, cap, printing, serta tekstil dari berbagai daerah di Indonesia.
Lokasi: Jl. Dr. Radjiman No. 5A Gajahan, tepatnya sebelah Keraton dan Masjid Agung Solo, dekat tempat kuliner Tengkleng Klewer & selat khas Solo.
Jam buka: Setiap hari, mulai jam 08.00 – 17.00 WIB
Keunggulan: Grosir batik terbesar di Solo, pilihan batik tulis, cap, printing; harga grosir, tawar-menawar luwes
Range Harga: Mulai Rp50.000 (cap) hingga beberapa jutaan (tulis/sutera).
2. Pusat Grosir Solo (PGS)
Bagi Anda yang tidak terbiasa dengan suasana pasar tradisional, PGS bisa menjadi pilihan untuk mendapatkan batik favorit.
Mall modern dengan pendingin udara dan tempat yang tertata rapi cocok dengan menawatkan grosir batik cap dan tulis, juga produk fashion siap pakai.
Selain menawarkan tempat belanja yang nyaman, ada juga food court untuk makan sambil beristirahat setelah lelah berputar untuk belanja.
Lokasi: Jl. Mayor Sunaryo No.1, Kedung Lumbu, Pasar Kliwon
Jam Buka: Setiap hari mulai 09.00 – 17.00 WIB
Harga: Rp25.000–Rp300.000 (cap hingga tulis).
3. Kampung Batik Laweyan
Sebagai sentra batik tertua di Solo dengan bangunan bergaya perpaduan Jawa-Eropa-Tionghoa, Kampung Batik Laweyan tidak hanya menawarkan berbagai produk batik, namun juga mengajak para pengunjung untuk melihat langsung proses membatik, workshop dan membeli karya dari pengrajin batik lokal..
Lokasi Jl. Sidoluhur No.6, Laweyan
Jam buka: pukul 08.00 – 18.00 WIB
Harga: Rp100.000 (tulis), garmen siap pakai Rp150.000+.
4. Kampung Batik Kauman
Jika Anda ingin mencari batik halus bermotif keraton sambil menikmati lingkungan yang asri dan mempesona, Kampung Batik Kauman pilihannya. Batik Kauman awalnya didirikan oleh abdi dalem keraton Surakarta untuk memenuhi kebutuhan keraton. Sehingga batiknya lebih halus dan motifnya memiliki banyak filosofi khas budaya Jawa.
Lokasi: Jl.Trisula No 1, Kauman
Jam buka: pukul 08.00 – 18.00 WIB
Harga: Rp150.000 (tulis/turunan keraton).
5. Benteng Trade Center (BTC)
Mall tiga lantai yang mengkhususkan untuk tekstil dan batik ini memberikan pengalaman belanja dengan kenyamanan modern. Banyak pilihan batik tulis dan cap dengan harga grosir.
Lokasi: Jl. Mayor Sunaryo, 09.00‑17.00.
Jam Buka: 09.00 – 17.00 WIB
Harga: Rp50.000+ (cap), Rp200.000+ (tulis).
6. House of Batik Danar Hadi
Rekomendasi toko batik berikutnya yang tak kalah menarik adalah House of Batik Danar Hadi. Museum dan galeri batik yang didirikan oleh H. Santosa Doellah ini menampilkan lebih dari 10 ribu koleksi batik, dengan motif keraton, Belanda, Cina, Hokokai dan lain lain.
Selain menikmati koleksi batik, pengunjung juga bisa mengiuti tour dan workshop membatik di dalam bangunan bersejarah (Dalem Wuryaningratan).
Lokasi & Jam: Jl. Slamet Riyadi No.261. Sen–Jum 09.00‑17.00, Sab–Ming 09.00‑18.00.
Jam buka: Senin – jum’at, 09.00 – 17.00 dan Sabtu Minggu, 09.00 – 18.00
Harga: Rp200.000+ (tulis), suvenir/museum sekitar Rp50.000–Rp150.000.
7. Batik Keris
Rekomendasi toko batik di Solo Raya satu ini menawarkan koleksi batik yang lengkap, mulai dari pakaian siap pakai, koleksi syar’i dan accessories batik.
Ya, batik keris, brand nasional yang memiliki beberapa outlet batik di Solo yang menawarkan motif batik nusantara. .
Lokasi: Pabrik di Sukoharjo dan beberapa outlet di Solo Raya.
Jam buka: 09.00 – 19.00
Harga: Rp100.000+ (kain cap), Rp300.000+ (tulis/desain khusus).
8. Ria Batik
Meskipun berlokasi di dekat kampung batik Laweyan, namun Ria batik menawarkan kemudahan pengunjung untuk membeli dan menjahitkan busana batiknya sesuai selera.
Tersedia batik tradisional dan kontemporer serta berbagai souvenir
Lokasi: Jl. Siwalan kawasan Laweyan, 09.00‑20.30.
Jam Buka: 09.00 – 20.30
Harga: Rp75.000+ kain cap, garmen Rp150.000+.
9. Batik Priyayi Solo
Sesuai dengan namanya, toko Batik Priyayi Solo menawarkan batik yang berfokus pada high quality, sangat halus dan elegan. Menawarkan spesialis batik tulis premium, Batik Priyayi Solo memberikan harga grosir untuk pembelian minimal 3 lembar.
Lokasi : Jl. Ronggowarsito No. 62 Surakarta
Jam buka: 09.00‑18.00.
Harga: Rp250.000+ per lembar (tulis).
10. Batik Benang Ratu Heritage
Toko batik yang berdiri pada Mei 2020 ini menawarkan motif motif yang segar dengan harga terjangkau. Cocok untuk kawula muda yang menginginkan batik dengan gaya kekinian.
Lokasi: Jl. Veteran No.119, Surakarta
Jam buka: 09.00 – 21.30 WIB
Harga: Rp30.000–Rp150.000
11. Galeri Mutiara Batik Solo
Toko batik ini menawarkan batik motif klasik seperti parang, kawung dan pewayangan, cocok untuk souvenir yang formal dan elegan.
Lokasi: Jl. Siwalan No.37A, Laweyan
Jam buka: 09.00‑16.30 WIB
Harga: Rp100.000+ (cap), Rp250.000+ (tulis/garmen).
12. Batik Putra Bengawan
Fokus pada batik cap dan tulis dengan kualitas lokal yang baik, suasana akrab di lingkungan Kampung Batik.
Lokasi: Jl. Dr. Rajiman (Laweyan).
Harga: Rp100.000+.
13. Batik Soga Laweyan
Menyediakan ragam batik lengkap baik batik tulis, cap dan garmen siap pakai. Skala produksi berbasis rumah tangga sehingga dapat menghadirkan sentuhan personal dan lokal.
Lokasi: Jl. Dr. Rajiman No.472‑474, Laweyan
Jam buka: 08.00‑21.00 WIB
Harga: Rp100.000+ (cap), Rp200.000+ (tulis, garmen Rp250.000+).
14. Batik Riana Kesuma
Pemilik toko batik ini adalah seorang desainer bernama Riana Kesuma. Pernah membuat batik pesanan untuk Ibu Titiek Soeharto dan Ibu Iriana Jokowi. Produk tulis premium yang elegan dan bernilai tinggi.
Lokasi: Jl. Imam Bonjol No.34, Surakarta
Jam buka: 09.00‑18.00 WIB
Harga: Rp200.000+ (tulis eksklusif).
15. Arti Batik Nusantara
Berdiri sekitar tahun 2009, Arti Batik Nusantara menawarkan batik grosir partai besar dan pembuatan seragam batik custom bagi instansi, sekolah hingga komunitas.
Berbagai jenis batik dengan aneka motif dan bahan tersedia di sini. Dengan kapasitas produksi 10.000 mtr/hari dari 2 pabrik yang berlokasi di Sragen Jawa Tengah, Arti Batik Nusantara mampu mensuply toko toko batik yang ada di Solo dan sekitar, bahkan hingga ke luar pulau Jawa. Cocok bagi para pemilik toko batik, reseller, batik white label dan yang membutuhkan seragam batik dalam jumlah besar.
Lokasi: Jantran 27/05 Pilang, Masaran Sragen
Jam buka: 08.00 – 17.00 WIB
Harga: Mulai Rp. 30.000 (bahan), Rp. 75.000 (garmen siap pakai)
Penutup
Dari rekomendasi toko batik di Solo Raya yang telah kami sampaikan, setidaknya bisa memberikan gambaran bagi Anda yang ingin belanja batik sambil berlibur di kota budaya, Surakarta.
Berbagai segmen dan nilai budaya terangkum dalam 15 toko batik tersebut. Dari grosir murah (BTC, PGC dan pasar Klewer) hingga batik premium dan koleksi museum (Riana Kesuma dan Danar Hadi). Juga untuk seragam partai besar dan supplier untuk pemilik toko batik (Arti batik Nusantara).
Batik Kauman dan laweyan yang menghadirkan nuansa sejarah dan budaya serta memberikan pengalaman berbelanja yang mengesankan dengan menyaksikan langsung proses pembuatan batik. Masing-masing toko menyajikan keunikan tersendiri, baik dari segi harga, kualitas, maupun pengalaman budaya yang ditawarkan


